Dahsyatnya Pikiran Bawah Sadar #1

Dalam Psikologi Pikiran Manusia, para ahli membagi menjadi dua bagian; Pikiran Sadar (PS) dan Pikiran Bawah Sadar (PBS). Pikiran Sadar sering disebut sebagai Conscious Mind menurut para ahli mencakup kurang lebih 10%, sedangkan Pikiran Bawah Sadar (Subconscious Mind) meliputi 90%. Pikiran Sadar bermain di gelombang Betha kisaran 12– 9 Hz, sedangkan Pikiran Sadar ermain pada gelombang Alpha 8-12 Hz dan Tetha 4-8 Hz. Saat kita tidur pulas tanpa mimpi maka gelombang otak berada pada kisaran 0.5-4 Hz. 

Pikiran Sadar hanya memiliki kemampuan 3-9 proses/detik atau berkemampuan mengelola informasi antara 3-9 bit/second, sementara Pikiran Bawah Sadar mampu mengakses informasi 2,3 juta bit/second, wow…kemampuan yang luar biasa. Kita sering terpaku pada kepandaian PS yang hanya berkapasitas 10% saja, itupun belum maksimal dipergunakan, sementara kita sering abai dengan kemampuan super dari PBS yang dapat mengakses 2.3 juta bit informasi perdetiknya. PBS bisa mengakses segtu banyaknya informasi namun belum tergali secara mendalam bagaimana cara kita memanfaatkannya.

PBS akan menyimpan semua informasi yang masuk melalui PS dan menyimpannya dalam folder-folder khusus dan mempunyai kode khusus dengan sebuah asosiasi yang menyambungkan PS dan PBS. Terkadang memori PBS dalam satu folder bisa terbuka dengan mudah hanya dengan stimulan ringan saja. Mungkin Anda memiliki lagu favorit yang hingga kini masih Anda sukai. Mendengarkan lagu tersebut seakan Anda terbawa ke masa lalu dengan segala kenangannya, padahal itu bukan kejadian nyata, hanya memori yang tersimpan dalam PBS saja.

Perjalanan hidup manusia dipengaruhi oleh program yang tertanam atau sengaja ditanam dalam PBS, program-program tersebut bisa saja memberdayakan atau bahkan membuat kehidupan tidak berdaya. Seseorang yang hebat dan memiliki talenta serta pribadi yang baik adalah hasil programing yang baik pula sejak masa di dalam kandungan Ibunya sampai idupnya sekarang. Program itu secara otomatis akan bekerja mirip sekali dengan program pada komputer, jika ini akan begini, jika itu akan begitu atau melakukan proses yang berulang terus-menerus atau looping.

Program jelek gampang sekali ter-install dalam PBS, sementara program bagus harus dilakukan secara konsisten dan serius serta terus-menerus dilakukan. Kita ambil contoh saja, kebiasaan bangun subuh, betapa sulitnya dilakukan pada anak-anak kita. Programming dilakukan terus dengan menanamkan kebiasaan tersebut terus menerus sampai menjadin habit dan menjadi ringan sekali mereka melakukannya. Sementara program bangun kesiangan, berjalan alami saja. Seakan tidak ada proses programming yang dilakukan, program itu terinstal secara otomatis saja yang di kemudian hari menjadi habit yang sangat sulit untuk diubah.